Tuesday, May 3, 2016

Jenis-jenis serangan DoS

Advertisement


Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya jika anda mengerti tentang apa itu DOS. anda dapat membacanya disini

1.       Teardrop

Teardrop adalah salah satu tipe serangan Denial Of Service (DOS). Teardrop adalah sebuah serangan yang memanfaatkan kelemahan yang ditemukan pada internet protocol dalam pengiriman paket. Ketika sebuah paket diproses, dalam penerapannya biasanya dilakukan pengecekan  apakah paket yang diberikan terlalu panjang atau tidak tapi tidak melakukan pengecekan apakah paket tersebut terlalu pendek dan dibatasi.

2.       IP Soofing

IP Spoofing adalah teknik untuk mendapatkan akses ke suatu komputer ataupun server secaara ilegal dan menyembunyikan  IP Address asli milik pelaku dengan cara memanipulasi( memalsukan ) paket IP. Sehingga Sumber dari paket  yang dikirimkan tadi tidak bisa terlacak.  Lebih Jelasnya tentang Ip Spoofing Baca di Artikel ini

IP Spoofing adalah suatu teknik yang sulit untuk dilakukan karena pada kenyataannya saat melakukan teknik ini penyerang (hacker) tidak mendapatkan pesan atau  feedback dari proses yang telah dilakukan apakah berhasil atau gagal. Hal ini biasa disebut dengan  blind attack, dimana  hacker akan selalu berasumsi bahwa serangan yang dilakukannya sudah berjalan dengan benar. Permasalahan utama dari teknik ini adalah walaupun komputer sumber berhasil mengirim data dengan IP Address komputer sumber yang telah disamarkan, dan komputer yang menjadi target telah mempercayai bahwa data telah dikirm oleh komputer dengan IP Address yang dipalsukan, kemudian komputer target akan membalas melalui IP Address yang dipalsukan, bukan IPAddress komputer sumber.  

IP Spoofing dilakukan dengan menggunakan konsep  three-way handshake agar terjadi koneksi TCP/IP. Secara normal three-way handshake yang terjadi adalah: 


·  Komputer sumber mengirim paket SYN ke komputer target
·  Komputer target mengirim kembali paket SYN/ACK ke komputer sumber
·  Komputer sumber akan mengakui paket SYN dr komputer target dengan mengirim balasan berupa paket SYN ke komputer target.


Adapun yang terjadi dalam IP Spoofing adalah:
 
1. Komputer sumber mengirim paket SYN ke komputer target tapi dengan menggunakan IP Address yang telah dipalsukan.


2.  Komputer target akan mengirim paket SYN/ACK kepada komputer dengan IP Address yang palsu tersebut. Dalam hal ini tidak ada cara bagi computer sumber untuk menentukan kapan dan apakah komputer target benar-benar membalas dengan mengirimkan paket SYN/ACK ke IP Address yang telah


3.  dipalsukan tersebut. Hal ini merupakan bagian yang tidak diketahui oleh komputer sumber (blind part) dan komputer sumber hanya dapat berasumsi bahwa komputer target telah mengirim paket SYN/ACK ke IP Addres yang telah dipalsukan tersebut. 


4.  Kemudian setelah beberapa waktu komputer sumber harus mengirimkan paket SYN ke komputer target untuk mengakui bahwa komputer dengan IP Address yang palsu telah menerima paket SYN/ACK.
Koneksi TCP/IP hanya akan terjadi jika dan hanya jika ketiga langkah di atas terjadi.

LAND ATTACK
 
LAND Attack atau biasa juga disebut LAND DoS Attack bekerja dengan cara mengirimkan paket SYN dengan IP Address  yang telah dipalsukan – yang biasa digunakan pada handshake antara  client dan host – dari suatu host ke semua port yang sedang terbuka dan mendengarkan. Jika paket diatur untuk memiliki IP Address sumber (source) dan tujuan (destination) yang sama, maka pada saat paket ini dikirim ke sebuah mesin (melalui IP Spoofing) akan dapat membohongi atau mengecoh mesin tersebut agar mengira bahwa mesin itu sendiri yang telah mengirim paket tersebut, dimana hal ini dapat mengakibatkan mesin  crash (tergantung dari sistem operasi yang terdapat pada mesin tersebut).  
Jenis serangan ini dapat mempengaruhi mesin dengan sistem operasi Windows 95/NT, berbagai jenis dari UNIX, termasuk juga  SunOS, beberapa versi BSD UNIX, serta Macintosh. Serangan ini juga dapat mempengaruhi beberapa Cisco router, dan peralatan cetak yang berbasiskan TCP/IP (TCP/IP-based printing devices). 


LAND Attack dapat mempengaruhi berbagai sistem operasi dalam berbagai cara. Sebagai contoh, serangan jenis ini dapat menyebabkan mesin dengan sistem operasi Windows NT 4.0 (dengan Service Pack 3 dan seluruh aplikasinya) menjadi lambat kira-kira dalam waktu 6 detik, setelah itu akan kembali normal tanpa ada efek lainnya. Serangan ini jika terjadi pada mesin dengan sistem operasi Windows 95 dapat menyebabkan baik itu crash maupun lock-up, sehingga mesin-mesin tersebut perlu di boot ulang. Sementara sebagian besar mesin dengan sistem operasi UNIX yang mendapat serangan ini akan crash atau hang dan user tidak dapat melakukan akes ke servis-servis yang terdapat pada mesin tersebut.

PING OF DEATH
Ping of Death adalah salah satu bentuk serangan “ping attack”. Pada internet, bentuk serangan ini adalah bentuk serangan DoS (denial of service attack) yang disebabkan oleh penyerang yang dengan sengaja mengirimkan sebuah paket IP yang ukurannya lebih besar dari yang diijinkan oleh protokol IP yaitu 65.536 byte. Salah satu fitur dari TCP/IP adalah fragmentation, yang mengijinkan sebuah paket IP tunggal dipecah ke dalam bagian yang lebih kecil. Pada tahun 1996, para penyerang mulai mengambil keuntungan dari fitur ini, yaitu saat mereka menemukan bahwa sebuah paket yang dipecah menjadi bagian-bagian kecil dapat ditambah menjadi lebih besar dari yang diijinkan yaitu 65.536 byte. Banyak sistem operasi tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika menerima paket dengan ukuran yang berlebihan tersebut, sehingga akhirnya sistem operasi tersebut berhenti bekerja, crashed, atau rebooted. Serangan ping of death sangat tidak menyenangkan karena tanda-tanda atau identitas penyerang saat mengirim paket dengan ukuran yang berlebihan dapat dengan mudah disamarkan, dan karena para penyerang tidak perlu mengetahui apapun tentang mesin yang akan mereka serang kecuali IP Addressnya. Pada akhir tahun 1997,  vendor-vendor sistem operasi telah membuat sejumlah  patch yang memungkinkan untuk menghindari serangan ini. Beberapa Web site melakukan blok terhadap pesan ping ICMP pada  firewall yang mereka miliki untuk mencegah berbagai variasi berikutnya dari serangan jenis ini. Ping of death juga dikenal sebagai “long  ICMP”. Variasi dari serangan ini termasuk
jolt, sPING, ICMP bug, dan IceNewk.

Bagaimana cara mengatasi serangan Dos?
 
Untuk mengatasi terjadinya serangan DoS maka hal pertama yang dilakukan adalah dengan mengetahui jenis-jenis serangan DoS dan bagaimana cara kerjanya. Seperti strategi yang diterapkan oleh Tsun Zu dalam bukunya “The Art of War”. Kita harus mengetahui kelebihan dan kelemahan penyerang sebelum melakukan serangan balasan. Setelah mengetahui cara kerja dan jenis-jenis serangan DoS maka langkah berikutnya yang paling sering digunakan adalah dengan melakukan pengaturan dengan cara penyaringan/  filtering, atau “sniffer”/ mengendus pada sebuah jaringan sebelum sebuah aliran informasi mencapai sebuah server situs web. Penyaring tersebut dapat melihat serangan dengan cara melihat pola atau meng-identifikasi kandungan/ isi dari informasi tersebut. Jika pola tersebut datang dengan frekuensi yang sering, maka penyaring dapat memberikan perintah untuk memblokir pesan yang berisikan pola-pola tersebut, melindungi web server dari serangan tersebut.  Mengenal salah satu  tool yang digunakan untuk melakukan serangan DoS Di internet banyak sekali  tools yang dapat digunakan untuk menyerang sebuah sistem jaringan dengan menggunakan metode DoS.




Key : jenis jenis serangan dos, apa saja serangan dos, macam macam serangan dos

Artikel Terkait

Silahkan berkomentar dengan sopan serta sesuai topik dan dimohon untuk tidak meninggalkan link aktif.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon